RI Kirim Surat ke Paris Club Minta Pinjaman Tanpa Bunga

RI Kirim Surat ke Paris Club Minta Pinjaman Tanpa Bunga

- detikFinance
Selasa, 08 Mar 2005 15:39 WIB
Jakarta - Menkeu Jusuf Anwar mengungkapkan, pemerintah Indonesia telah mengirimkan surat permintaan moratorium utang secara resmi kepada negara kreditur Paris Club. Surat itu berisi permintaan pinjaman tanpa bunga dengan maturity minimum 5 tahun."Saya sudah menulis surat kepada Sekjen Paris Club dan juga negara kreditur supaya kita diberikan no interest, jangan sampai bunga berbunga. Dan kedua, maturitynya jangan panjang, minimum 5 tahun," kata Menkeu Jusuf Anwar kepada wartawan di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (8/3/2005). Atas permintaan resmi tersebut, Negara kreditur dalam jawabannya kepada Menkeu mengatakan akan membahas dalam pertemuan Paris Club yang rencananya akan digelar pada Rabu (9/3/2005).Mengenai pemberian moratorium utang, Menkeu menjelaskan, bila Indonesia diberikan moratorium utang selama 1 tahun, maka pemerintah akan menghemat APBN sekitar US$ 1,5-2 miliar. "Itu sengat convenient untuk bujet. Tapi kalau itu ada prasyarat yang memberatkan, kita tidak akan terima," kata Menkeu.Seperti diketahui, negara kreditur Paris Club pada sidang 12 Januari lalu memutuskan untuk memberikan moratorium utang tanpa syarat kepada Indonesia. Namun pemberian moratorium itu menunggu selesainya hasil penilaian yang dilakukan oleh Bank Dunia dan IMF selama 3 bulan sejak keputusan tersebut. (qom/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads