Ketua Umum Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI), Fatchur Rochman mengatakan, ada cara yang lebih efektif untuk menyederhanakan pembayaran dan memangkas antrean di pintu tol.
"Yang lebih efektif sebenarnya ya pembayaran elektronik. Bayar pakai kartu atau pakai OBU (On Board Unit)," ujar dia, saat dihubungi detikFinance, belum lama ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara sederhana, alat ini memungkinkan transaksi pembayaran tol dapat dilakukan tanpa perlu mengurangi kecepatan kendaraan terlalu drastis.
Menurutnya, dengan cara ini keinginan pemerintah untuk memangkas antrean di gerbang-gerbang antar tol bisa dilakukan, tanpa harus menggabungkan sistem pembayaran.
"Menurut saya ini cara yang paling efektif sekarang. Dari pada harus menyatukan pembayaran, nanti repot harus membagi-baginya karena pastinya pengelolanya beda-beda," tutur dia.
Namun demikian, agar upaya ini berjalan mulus, ia meminta agar Pemerintah bisa menyediakan OBU dengan harga yang terjangkau di bagi masyarakat.
"Ini kan sebenarnya bukan barang baru. Tapi kan kemarin orang nggak mau pasang karena harganya mahal. Jadi sekarang kalau bisa harganya yang murah, jadi orang mau pasang," pungkas dia.
(dna/drk)










































