Jonan: Banyak Dokumen Kereta Cepat yang Belum Beres

Jonan: Banyak Dokumen Kereta Cepat yang Belum Beres

Michael Agustinus - detikFinance
Selasa, 26 Jan 2016 18:10 WIB
Jonan: Banyak Dokumen Kereta Cepat yang Belum Beres
Foto: Hasan Alhabshy
Jakarta - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) sebagai pengembang kereta cepat Jakarta-Bandung, dinilai masih banyak belum memenuhi dokumen untuk memperoleh izin pembangunan prasarana dan perjanjian konsesi.

"Banyak (yang belum beres), kalau saya kasih tahu satu-satu anda juga nggak ngerti," kata Menteri Perhubungan Ignasius Jonan usai rapat kerja dengan Komisi V di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (26/1/2016).

Untuk izin pembangunan, sambungnya, masih ada dokumen yang belum dilengkapi KCIC.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Izin pembangunan itu, evaluasi teknis atas rancang bangun yang diajukan oleh badan usaha yang membangun sarana dan prasarana perkeretaapian, sekarang kita lagi tunggu dokumentasinya. Saya sudah terima tapi belum lengkap," tambahnya.

Terkait izin Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL), Jonan menyebut banyak catatan yang harus dipenuhi KCIC.

"Izin AMDAL memang sudah terbit, dari saya ada banyak catatan, kita kasih masukan. Jadi izin dari KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) juga menentukan rancang bangun (kereta cepat) oleh bada usaha ini," dia menjelaskan.

Tidak dapat dipastikan kapan izin-izin tersebut bisa diberikan. Semuanya, kata Jonan, tergantung dari KCIC sendiri.

"Tidak ada target (penyelesaian izin). Kan saya terserah saja, kapan (izin) dimasukan, kita evaluasi. Saya hanya regulator, masak saya kejar-kejar?" tutupnya. (feb/feb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads