"Pemerintah dan keadaan domestik sudah jauh lebih terkonsolidasi. Misalnya kondisi politik sudah semakin terkonsolidasi, setelah 10 tahun rezim butuh penyesuaian luar biasa, gaya, dan paradigma. Presiden membawa perubahan drastis," kata Lembong dalam Rapat Kerja Kementerian Perdagangan (Kemendag) di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (27/1/2016).
Menurut Lembong, kestabilan ekonomi sudah mulai terlihat di tahun 2016, meski tahun lalu ekonomi sempat mengalami perlambatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lembong menuturkan, bukti lainnya stabilnya ekonomi di pemerintahan saat ini, terlihat dari mulai kuatnya nilai tukar rupiah dan kondisi pasar modal di awal tahun.
"Di tiga minggu 2016 bursa saham di Amerika, China anjlok. Tapi meskipun begitu, ternyata rupiah stabil-stabil saja toh, pasar saham kita juga walaupun merosot, tapi kagum bisa bertahan di saat gejolak. Ini pertanda baik, sudah terbangun suatu kepercayaan di dalam negeri maupun investor luar," pungkasnya. (hns/hns)










































