Ganti Logo, BUMN Pencetak Uang Ini Bidik Pasar Digital Security

Ganti Logo, BUMN Pencetak Uang Ini Bidik Pasar Digital Security

Dina Rayanti - detikFinance
Kamis, 28 Jan 2016 11:30 WIB
Ganti Logo, BUMN Pencetak Uang Ini Bidik Pasar Digital Security
Foto: Dina Rayanti - detikFinance
Karawang - Perusahaan Umum Percetakan Uang Negara Republik Indonesia (Peruri), hari ini secara resmi mengumumkan strategi perusahaan untuk menyongsong era Integrated Smart Security yakni masuk ke bisnis digital security.

Acara yang dimulai pada pukul 10.00 WIB dihadiri oleh Direktur Utama Peruri, Prasetio dan juga Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media, Fajar Harry Sampurno. Lokasi acara diselenggarakan di Gedung Wahju Hagono, Peruri, Karawang.

"Hari ini merupakan tonggak baru dalam perjalanan bisnis Peruri, kami menyadari bahwa pesatnya perkembangan teknologi yang mendorong perubahan pola ekonomi dunia mengharuskan kami untuk turut berkembang dari segi layanan hingga model bisnis, tidak hanya terus berinovasi guna memantapkan bisnis utama Peruri yaitu printing security, kami juga melebarkan sayap usaha ke ranah digital security sehingga kami akan mampu menyediakan layanan keamanan pintar yang terintegrasi," ujar Prasetio.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Produk digital security yang telah dikembangkan Peruri di antaranya smart card, solusi pembayaran, otorisasi digital, solusi akurasi, hingga solusi keaslian.

Pada peluncuran identitas baru Peruri ini, dilakukan juga pembaruan brand dan logo. Ke depannya Peruri tidak lagi menjadi singkatan melainkan sebuah brand tersendiri.

Logo baru Peruri berwujud retina/iris dan lebih dikenal sebagai selaput pelangi yang terdapat pada mata manusia. Retina ini menggambarkan simbol dari smart security serta digitalisasi sistem yang mengandung makna smart integration security system.

"Identitas baru ini menjadi wujud dari upaya perusahaan untuk mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar yang selalu berkembang dan semakin menancapkan eksistensi kami di kancah internasional, bagi kami logo baru menjembatani komitmen perusahaan dalam printing dan digital security karena sejatinya mata adalah alat otentikasi sejati yang tidak dapat tergantikan di kedua era tersebut," lanjut Prasetio.

Perubahan identitas perusahaan seiring dengan penyempurnaan nilai-nilai korporasi yang telah diterapkan, yaitu Tata Nilai "INSTINK", kepanjangan dari Integrity, Security, Teamwork, Innovation, Quality serta moto "5C", yaitu Cergas, Cepat, Cermat, Cerdas, dan Ceria.

"Kami percaya, transformasi akan berjalan mulus jika seluruh jajaran pimpinan dan karyawan di perusahaan memiliki irama yang sama dalam bekerja. Hal ini sangatlah penting dalam menentukan keberhasilan transformasi perusahaan," tutup Prasetio (feb/feb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads