Kereta cepat ditargetkan akan menghubungkan kota-kota besar di Jawa dan luar Jawa. Hal ini disampaikan Jokowi dalam kicauannya di twitter @jokowi seperti dikutip detikFinance, Kamis (28/1/2016).
"Kereta cepat Jakarta-Bandung adalah bagian dari rencana besar kita menghubungkan kota-kota besar di Jawa dan luar Jawa," tweet Jokowi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kereta api masa depan transportasi massal kita. Kota-kota yang padat penduduknya harus sudah menggunakan moda transportasi ini," sebutnya.
Niat Jokowi ternyata sejalan dengan Rencana Induk Perkeretaapian Nasional 2011-2030 yang disusun oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Di dalam rencana itu, terangkum pengembangan kereta cepat di Pulau Jawa.
Ternyata, pengembangan HST menyambungkan antara ujung barat dan timur di Pulau Jawa yakni dari Merak di Banten hingga Banyuwangi di Jawa Timur.
Pengembangan kereta cepat rute Merak-Banyuwangi dilakukan secara bertahap. Fase I untuk periode 2021-2025, proyek HST menghubungkan Jakarta-Surabaya. Fase II untuk periode 2026-2030, kereta cepat dibangun dari Surabaya-Banyuwangi dan Jakarta-Merak. (feb/hns)











































