Datangkan Pesawat Baru Saat Ekonomi Lesu, Ini Alasan Garuda

Datangkan Pesawat Baru Saat Ekonomi Lesu, Ini Alasan Garuda

Muhammad Idris - detikFinance
Senin, 01 Feb 2016 13:05 WIB
Datangkan Pesawat Baru Saat Ekonomi Lesu, Ini Alasan Garuda
Foto: Ari Saputra
Tangerang - Maskapai Garuda Indonesia, hari ini menerima kedatangan armada baru berbadan lebar yakni Airbus 330-300 dan Boeing 777-300ER. Kedatangan ini merupakan bagian penambahan pesawat baru Garuda Grup sebanyak 16 unit sepanjang 2016.

Lantas, apa alasan menambah pesawat baru di saat ekonomi masih lesu?

Direktur Utama Garuda, Arif Wibowo memandang meskipun ekonomi global belum bergairah, namun Garuda menilai ekonomi Indonesia masih tumbuh sekitar 5%. Untuk menangkap pertumbuhan tersebut, Garuda akan meningkatkan daya angkut pesawat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Available seat kita target 30% dibandingkan tahun lalu. Di mana kondisi perekonomian masih di sekitar 5%, sehingga kita masih tetap optimistis melakukan ekspansi," kata Arif di sela acara penerimaan pesawat baru di area Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (1/2/2016).

Lanjut Arif, Garuda Grup yakni Garuda dan Citilink Indonesia juga memiliki rencana meningkatkan market share atau pangsa pasar di penerbangan domestik. Targetnya, Garuda Grup ingin menjadi market leader atau jawara untuk penerbangan domestik.

"Jadi modal kuat dominasi pasar domestik. Target bisa kuasai 54%. Itu Citilink tambah Garuda, kemarin 44% (market share). Garuda pokoknya harus dominasi domestik, baru mulai ke internasional," sebutnya.

Untuk armada berbadan lebar seperti tipe A330 dan B777, Garuda akan menempatkannya untuk meningkatkan ekspansi di rute-rute internasional jarak menengah dan jarak jauh.

"Jarak menengah termasuk Jepang, China, Korea, Australia, karena 330 ini akan diterbangkan ke Sydney. Ini akan memberikan penguatan pada persepsi publik bahwa Garuda semakin mudah dengan reputasi dan kualifikasi produk yang semakin berkelas internasional," sebutnya. (feb/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads