Kementerian Pertanian (Kementan) baru-baru ini mengklaim bahwa belum ada sedikit pun beras impor yang keluar dari gudang Perum Bulog. Artinya, sejak 2015 sampai sekarang masyarakat belum mengonsumsi beras impor.
Klaim ini menimbulkan pertanyaan karena stok beras medium milik Bulog pada Oktober 2015 hanya 1.000.000 ton. Dengan perhitungan kebutuhan penyaluran 250.000 ton per bulan, lalu ada tambahan alokasi beras sejahtera (rastra) sebanyak 2 bulan di akhir 2015, sebanyak 232.000 ton per bulan, atau total 464.000 ton, sudah tentu stok beras medium Bulog habis di awal Desember 2015.
Direktur Pengadaan Perum Bulog, Wahyu, menjelaskan bahwa beras yang diimpor dari Vietnam dan Thailand belum digunakan karena Bulog menggunakan stok beras premium untuk operasi pasar (OP) di bulan Desember 2015 dan Januari 2016.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kan ada stok beras komersial. Coba saja cek sekarang, kita OP pakai beras komersial, bagus-bagus berasnya," ucap Wahyu kepada detikFinance di Cilegon, Senin (1/2/2016).
Menurut Wahyu, Bulog tidak akan merugi akibat penggunaan beras premium untuk OP tersebut. Sebab, biaya konversi akan diganti oleh pemerintah. Penggunaan beras komersial untuk keperluan PSO tersebut juga sudah sepengetahuan pemerintah.
"Nggak rugi, pemerintah sudah memutuskan itu dikonversi, pemerintah yang menanggung biayanya," tuturnya.
Sampai saat ini sudah 650.000 ton beras komersial yang digunakan untuk keperluan PSO.
"650.000 ton, itu sudah ada surat perintahnya, tinggal masalah teknis penggantian biayanya," ujarnya.
Meski demikian, Wahyu mengatakan beras impor tak seluruhnya masih berada di gudang Bulog. Sebab, sebagian beras impor telah mengalir ke sejumlah daerah karena keadaan mendesak.
"Hanya saja menyangkut masalah pendistribusian, misalnya kalau di Sulawesi Utara kan beras impor masuk lewat Pelabuhan Bitung, di sana lagi sangat butuh beras tapi tidak ada beras lokal, mungkin saja digunakan beras impor. Tapi itu kan masalah yang sangat darurat, daripada tidak ada stok," tutupnya. (hns/hns)











































