Dirjen Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana menilai ide tersebut masih perlu dikaji lebih lanjut karena penerima subsidi harus tepat sasaran.
"Harganya memang terus terang mahal, karena itu, jangan sampai disubsidi juga. Kalau yang masangnya orang kaya, jadi nggak lucu juga. Nanti dibilang kok subsidi orang kaya," ungkap Rida di kantor pusat Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Jakarta, Rabu (3/2/2016)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kan beda orangnya. Itu pun harus dipilah-pilah. Jangan satu kebijakan jadi variasi objeknya terlalu besar. Kita kan harus di tengah-tengah," terangnya.
Rida membuka opsi bantuan pinjaman dari kalangan perbankan untuk membiayai panel surya. Misalnya, pemberian kredit berbunga rendah untuk penyediaan panel surya secara individu.
"Kan masang bisa pinjam untuk perbankan. Itu 4-5 tahun udah balik modal dengan hematnya, apalagi siang hari AC, kulkas, pompa air, lampu kan nggak ada," kata Rida. (mkl/feb)











































