Pemerintah Tunjuk KAI Jadi Operator LRT Jabodetabek

Pemerintah Tunjuk KAI Jadi Operator LRT Jabodetabek

Maikel Jefriando - detikFinance
Rabu, 03 Feb 2016 14:02 WIB
Pemerintah Tunjuk KAI Jadi Operator LRT Jabodetabek
Foto: lokasi groundbreaking LRT Jabodetabek (Rachman Haryanto-detik)
Jakarta - Pemerintah menunjuk PT Kereta Api Indonesia (KAI) (persero) sebagai operator kereta ringan atau Ligth Rail Transit (LRT) Jabodetabek. Keputusan ini diambil setelah mendapatkan persetujuan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Bapak Presiden menghendaki supaya ditugaskan kepada PT KAI. Jadi nggak bisa dilelang, nanti membutuhkan waktu yang panjang," kata Menteri Perhubungan Ignasius Jonan usai rapat koordinasi LRT di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (3/2/2016)

LRT Jabodetabek tersebut merupakan proyek pengembangan angkutan massal yang didanai pemerintah, sehingga memperbolehkan untuk penunjukan langsung atau tanpa lelang. D

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini yang Jabodetabek, bukan proyek BUMN, tapi pemerintah. DIPA-nya ada di Kemenhub," terangnya.

Seperti diketahui Presiden Jokowi telah menggagas pengembangan jaringan transportasi massal berbasis rel (Light Rail Transit/LRT) di Jabodetabek. Fase I, rute Cibubur-Cawang, Bekasi Timur-Cawang dan Cawang-Dukuh Atas membentang sepanjang 42,1 kilometer (km).

Proyek ini sudah dimulai pekerjaannya sejak 9 September 2015. Ditargetkan, pekerjaan konstruksi prasarana LRT untuk jalur rel layang, stasiun, depo, power supply, jaringan telekomunikasi bisa tuntas di 2018.

PT Adhi Karya Tbk (ADHI) sendiri berperan melaksanakan pengembangan prasarana kereta, sedangkan pembiayaan akan ditanggung oleh pemerintah melalui Kemenhub. (mkl/feb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads