Bulog Operasi Pasar Jagung, Peternak: Harga Pakan Masih Mahal

Bulog Operasi Pasar Jagung, Peternak: Harga Pakan Masih Mahal

Michael Agustinus - detikFinance
Jumat, 05 Feb 2016 14:56 WIB
Bulog Operasi Pasar Jagung, Peternak: Harga Pakan Masih Mahal
Foto: Michael Agustinus
Jakarta - Operasi pasar jagung yang dilakukan Perum Bulog sejak awal pekan ini belum mampu menurunkan harga pakan ternak ayam secara signifikan. Efeknya belum dirasakan oleh para peternak ayam.

Ketua Umum Federasi Masyarakat Perunggasan Indonesia (FMPI), Don Utoyo, menuturkan bahwa pakan ternak yang beredar di pasar saat ini masih mahal karena menggunakan jagung yang dibeli beberapa bulan terakhir dengan harga tinggi.

"(Menurunkan harga pakan) Tidak seperti membalikan telapak tangan. Pakan yang sekarang beredar pakai bahan baku jagung yang dibeli beberapa bulan terakhir dengan harga tinggi," kata Don melalui pesan singkat kepada detikFinance di Jakarta, Jumat (5/2/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini, produsen pakan ternak masih menghitung harga pakan baru. Namun akibat kelangkaan jagung beberapa waktu lalu, ada biaya-biaya tambahan yang muncul.

"Harga baru masih akan dihitung oleh masing-masing pabrikan dan pencampur sendiri (self-mixer) pakan, antara lain kerugian-kerugian akibat kelangkaan dan tingginya harga jagung, biaya-biaya yang harus dikeluarkan akibat tertahan lamanya jagung, demurrage, dan sebagainya," tuturnya.

Pihaknya berharap pemerintah memperbaiki data produksi jagung di dalam negeri agar kebijakan-kebijakan yang diambil tidak lagi salah perhitungan.

Penutupan impor jagung pada Desember 2015-Januari 2016 yang didasari oleh data bahwa produksi jagung di dalam negeri surplus mengakibatkan peternak harus menanggung biaya pakan yang tinggi, masyarakat juga dirugikan karena harus membeli daging ayam dengan harga mahal.

"Sayang, akibat kebijakan yang salah, dampak-dampaknya sangat luas. Data-data di lapangan harus rasional agar ke depan tidak terulang lagi," tutupnya. (hns/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads