Ekonomi RI 2015 Tumbuh Melambat, Sofyan Djalil: Memang Berat

Ekonomi RI 2015 Tumbuh Melambat, Sofyan Djalil: Memang Berat

Maikel Jefriando - detikFinance
Jumat, 05 Feb 2016 17:07 WIB
Ekonomi RI 2015 Tumbuh Melambat, Sofyan Djalil: Memang Berat
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas Sofyan Djalil menilai beratnya perekonomian pada 2015. Sehingga, cukup wajar bila realisasi hanya mencapai 4,79% atau paling rendah sejak enam tahun terakhir.

Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2015, asumsi pertumbuhan ekonomi adalah 5,7%.

"Kalau harapan pemerintah kan lebih tinggi, tapi kan kondisi 2015 kita tahu bahwa memang berat," ungkap Sofyan saat memasuki Istana Negara, Jakarta, Jumat (5/2/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari beberapa negara berkembang di dunia, Sofyan menilai, memang ada perlambatan yang cukup signifikan. Seperti China, Rusia, Brasil dan Afrika Selatan serta Turki. Indonesia dan India masih cukup bagus.

"Indonesia adalah salah satu negara yang diperkirakan akan mempunyai pertumbuhan yang jauh lebih cepat," katanya.

Sofyan melihat ada tren perekonomian yang cukup membaik. Pada kuartal I-2015, realisasi pertumbuhan ekonomi 4,73%, kuartal II sebesar 4,66% dan kuartal III sebesar 4,74% dan kuartal IV meloncat ke level 5,04%.

"Tren yang paling penting, adalah kan kita yakin bahwa pertumbuhan kuartal II itu bottom out. Jadi kuartal IV jauh lebih tinggi," jelasnya. (mkl/drk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads