Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2015, asumsi pertumbuhan ekonomi adalah 5,7%.
"Kalau harapan pemerintah kan lebih tinggi, tapi kan kondisi 2015 kita tahu bahwa memang berat," ungkap Sofyan saat memasuki Istana Negara, Jakarta, Jumat (5/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Indonesia adalah salah satu negara yang diperkirakan akan mempunyai pertumbuhan yang jauh lebih cepat," katanya.
Sofyan melihat ada tren perekonomian yang cukup membaik. Pada kuartal I-2015, realisasi pertumbuhan ekonomi 4,73%, kuartal II sebesar 4,66% dan kuartal III sebesar 4,74% dan kuartal IV meloncat ke level 5,04%.
"Tren yang paling penting, adalah kan kita yakin bahwa pertumbuhan kuartal II itu bottom out. Jadi kuartal IV jauh lebih tinggi," jelasnya. (mkl/drk)











































