Bukannya bekerjasama mengatasi gejolak harga pangan, kedua kementerian ini malah kerap saling menyalahkan ketika harga pangan bergejolak.
Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) menyatakan bahwa stabilitas harga pangan merupakan tanggung jawab semua pihak. Masalah harga pangan tidak akan pernah terselesaikan bila Kementan dan Kemendag tak bisa bersinergi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mansuri mengatakan, Kementan harus memperbaiki data produksi pangan melalui pemetaan wilayah pertanian. Kesalahan data akan berujung pada kesalahan pengambilan kebijakan.
"Kementan harus memperkuat pendataan agar bisa dijadikan rujukan lembaga lain. Kementan juga harus memperkuat produksi dalam negeri," tandasnya.
Kemudian Kemendag harus benar-benar melakukan pengawasan terhadap proses distribusi dan memastikan gudang penyimpanan aman dari oknum yang tidak bertangjawab.
"Kemendag juga diharapkan tidak dengan mudahnya membuka keran impor," ucapnya.
Selain kedua kementerian tersebut, Mansuri juga meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan bantuan transportasi seperti kereta api, kapal laut, dan sebagainya dengan biaya yang disubsidi oleh pemerintah untuk menekan biaya distribusi pangan yang amat mahal di Indonesia. (hns/hns)










































