Kepala BKPM, Franky Sibarani mengatakan, serikat pekerja seharusnya bisa menyampaikan informasi yang benar. Mengingat selama ini, isu PHK sangat sensitif pada stabilitas ekonomi.
"Dan hari ini kita lakukan review masih banyak lapangan kerja buka, informasinya harus terpercaya. Impact-nya kurang bagus. Jadi misalnya beberapa terkait dengan informasi sebelumnya, misalnya Honda dan Yamaha kita sudah konfirmasi tidak ada PHK," kata Franky, ditemui di kantor Kementerian Tenaga Kerja, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (9/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Panasonic dan Toshiba disampaikan 2.000 orang lebih (PHK), faktanya hanya 425 orang. Jadi itu tentu timbulkan keresahan. Kita rapat untuk koordinasi sehingga bisa memberikan informasi benar sampaikan ke publik," jelas Franky.
Ia melanjutkan, daripada menyebarkan isu PHK yang tak akurat, seharusnya serikat pekerja juga bisa memberi solusi atas masalah tersebut.
"Mereka jangan hanya sampaikan angka tanpa beri solusi. Kami di BKPM ada aktivitas supporting investasi untuk menciptakan lapangan kerja," tutupnya. (wdl/wdl)











































