Direktur Penataan Bangunan, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian PUPR, Adjar Prajudi mengatakan, untuk memuluskan renovasi tersebut, pihaknya membutuhkan dana sekitar Rp 2 triliun.
"Estimasinya ya sekitar Rp 2 triliun," kata dia dalam paparan di kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (10/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rp 2 triliun akan dipenuhi dari pindahan dari anggaran Kementerian Pemuda Olahraga (Kemenpora) sebesar Rp 500 miliar dan dana tambahan dari anggaran Ditjen Cipta Karya, dan sisanya dari APBN-P," tandas Adjar.
Dengan dana sebesar itu, kegiatan renovasi akan dilakukan terhadap hampir seluruh fasilitas olahraga di Gelora Bung Karno (GBK) seluas 87 hektar di Jakarta.
"Renovasi itu meliputi 14 venue, di antaranya Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK)," kata Adjar.
Venue lain yang juga bakal direnovasi adalah Tenis Indoor dan Outdoor, Gedung Stadion Madya, Gedung Basket, Lapangan Hoki, Lapangan Panahan, Lapangan Sepakbola A/B/C, Stadion Renang, Istora Senayan, Lapangan Softball Pintu Satu, Lapangan Latihan Bulu Tangkis (Hall ABC), Gedung Bola Voli, Lapangan Softball Cemara III, dan Lapangan Bulu Tangkis. (dna/feb)










































