Sofyan Djalil: Lihat Kereta Cepat 30 Tahun Lagi, Bukan Sekarang

Sofyan Djalil: Lihat Kereta Cepat 30 Tahun Lagi, Bukan Sekarang

Maikel Jefriando - detikFinance
Rabu, 10 Feb 2016 13:59 WIB
Sofyan Djalil: Lihat Kereta Cepat 30 Tahun Lagi, Bukan Sekarang
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Sofyan Djalil tampak kesal dari banyaknya kritik terhadap pembangunan kereta cepat (High Speed Train/HST) Jakarta-Bandung. Menurutnya, proyek tersebut harus dilihat dalam jangka panjang.

Sekarang, kata Sofyan, waktu tempuh ruas Jakarta - Bandung dalam kondisi normal melalui tol adalah tiga jam. Akan tetapi, ketika masa libur akhir pekan, waktu tempuh bisa mencapai belasan jam.

"Coba sekarang libur 3 hari seperti kemarin saja. Itu bisa 12 jam mau ke Bandung," ujarnya seminar outlook infrastruktur 2016 di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (10/2/2016)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bila hal semacam ini masih berlanjut pada 30 tahun mendatang tanpa ada alternatif pilihan transportasi, maka waktu Jakarta-Bandung bisa sampai dengan puluhan jam.

Sementara pendapatan masyarakat terus meningkat, dan lebih memilih untuk membeli kendaraan pribadi.

"Kalau tidak sekarang dibangun kereta cepat 30 tahun akan datang, kita nggak punya solusi. Ini bisa 38 jam," sebutnya.

Pemerintah memiliki visi jangka panjang. Bagaimana seiring dengan ekonomi yang dipacu untuk terus tumbuh tinggi, fasilitas infrastruktur juga disediakan.

"Saat income per kapita sampai US$ 30 ribu, kita nggak ada masalah-masalah lagi dari infrastruktur. Jadi sekarang, jangan masalah kecil dipersoalkan," pungkasnya. (mkl/feb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads