Susi menjelaskan kapal markas dirancang karena kapal pencuri ikan memiliki ukuran besar-besar sedangkan kapal penangkap saat ini berukuran lebih kecil dan kalah canggih.
"Ini dasarnya Indonesia punya luas laut nomor dua terbesar di dunia dengan luas 5,8 juta km2. Tapi kapal yang ngawasi kecil. Kapal ikan maling ukurannya lebih besar, harga diri kita dikemanakan itu?" ungkap Susi saat jumpa press di KKP, Jakarta, Jumat (12/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menteri KKP, Dirjen kalau bakti sosial di pulau-pulau sulit cari kapal," tambahnya.
Untuk membangun kapal markas ini, KKP mengalokasikan dana Rp 600 miliar. Pembangunan akan dibiayai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Pembangunan direncanakan dimulai tahun ini dengan masa pekerjaan maksimal 2 tahun.
"Alokasi dana Rp 600 miliar untuk fasilitas yang lengkap," sebutnya. (feb/ang)










































