Penghargaan tersebut didapatkan Jonan, karena dianggap memberi sumbangsih besar memajukan dan memodernisasikan perkeretaapian Indonesia, saat menjabat Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Corinne Breuze, akan memberikan penghargaan tersebut kepada Jonan di Kediaman Duta Besar Prancis di Jakarta, besok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lencana Bintang jasa 'Legion d'Honneur' merupakan bintang jasa tinggi negara Perancis. Penghargaan ini diciptakan oleh Napoleon Bonaparte pada tahun 1802, untuk menghormati jasa-jasa para pekerja sipil dan militer yang telah mengabdikan diri bagi kemajuan kehidupan masyarakat dunia.
Sampai saat ini, sudah banyak tokoh yang mendapat penghargaan tersebut. Beberapa tokoh dunia dengan berbagai profesi yang telah mendapatkan penghargaan ini di antaranya adalah, Kaisar Jepang Akihito, mantan Presiden Pilipina Corizon Aquino dan Fidel Ramos, Putra Mahkota Arab Saudi Nayef bin Abdul-Aziz Al Saud, mantan Menteri Keuangan dan Menteri Dalam Negeri Eksternal India Yashwant Sinha, politisi asal Myanmar Aung San Suu Kyi Ti, penerbang pertama wanita asal Amerika Amelia Mary Earthart, Railway Engineer asal Inggris Robert, dan masih banyak lagi tokoh-tokoh dari dunia politik, budaya, sosial, hukum, militer dan lain-lain.
Barata mengatakan, pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menetapkan pembangunan transportasi massal berbasis kereta api khususnya di Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Papua sepanjang 3.258 kilometer (km), sebagai salah satu program strategis.
"Tujuannya adalah agar dapat menghadirkan transportasi yang aman dan nyaman serta terkoneksi antar kota di Indonesia dan juga sebagai perwujudan Nawa Cita ke-1 dan ke-3 yaitu menghadirkan peran negara untuk kepentingan masyarakat dan membangun Indonesia dari pinggiran," jelas Barata. (wdl/ang)











































