ADVERTISEMENT
Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 18 Feb 2016 11:18 WIB

Laporan dari San Francisco

Di Depan Pebisnis AS, Jokowi: Banyak Investasi RI Dibuka 100% untuk Asing

Ikhwanul Khabibi - detikFinance
Foto: Ikhwanul Khabibi Foto: Ikhwanul Khabibi
San Francisco - Sebagai rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-Amerika Serikat (AS), Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pidato kunci (keynote speech) pada acara US-ASEAN Business Council (US-ABC).

Selain membanggakan ekonomi RI yang masih tumbuh tinggi di tengah gejolak dunia, Jokowi juga mengajak para pebisnis negeri Paman Sam untuk berinvestasi di Indonesia.

Baru-baru ini Pemerintah RI sudah merilis Daftar Negatif Investasi (DNI) yang baru (selengkapnya di sini). Banyak investasi yang 100% dibuka untuk asing, salah satunya adalah perfilman dan bioskop.

"Pekan lalu, kami mengumumkan pencabutan atas pembatasan inevstasi yang sudah berjalan selama lebih dari 10 tahun yang biasa kami sebut DNI. Banyak sektor yang sebelumnya tertutup untuk investasi asing," kata Jokowi, di hadapan para pebisnis AS di Ballroom Hotel St. Regis, San Francisco, California, AS, Rabu (17/2/2016).

"Kami revisi daftar negatif kami, sehingga lebih dari 30 sub sektor, yang dulu benar-benar tertutup untuk investor asing, sekarang terbuka," ujarnya.

"Lebih dari 100 sub sektor yang dulunya investor asing hanya diizinkan untuk memiliki saham minoritas saja, sekarang terbuka lebar untuk investor asing, sehingga mereka dapat memiliki saham mayoritas," jelas Jokowi.

Selain mengajak untuk berinvestasi, Jokowi juga janji untuk terus mempermudah perizinan usaha di Indonesia. Caranya dengan memangkas waktu perizinan dan menghapus aturan yang tumpang-tindih. (ang/dnl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com