Mendag Minta Produsen Minyak Goreng Naikkan Harga Bertahap

Mendag Minta Produsen Minyak Goreng Naikkan Harga Bertahap

- detikFinance
Kamis, 10 Mar 2005 12:58 WIB
Jakarta - Menteri Perdagangan Mari Pangestu mengakui bahwa saat ini terjadi lonjakan harga minyak hingga 10 persen akibat naiknya biaya angkutan dan juga naiknya harga CPO internasional. Namun Mari meminta kepada produsen minyak goreng agar menaikkan harga minyak secara bertahap. Mari mengatakan hal itu saat menakukan sidak ke Pasar Grogol, Jakarta Barat, Kamis (10/3/2005). Pada kesempatan sidak itu, selain dihadiri sejumlah pejabat dari Depdag juga didampingi oleh Direktur Pengembangan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Son Ramadir."Saya sudah melakukan pembicaraan denagn pabrik minyak goreng agar harga tidak naik lagi walaupun ada kenaikan harga internasional. Kalau memang harus naik menyesuaian harga internaional, kenaikannya harus bertahap," imbuh Mari.Dalam kesempatan sidak itu Mari mengakui ada sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga diantaranya minyak goreng dari semula Rp 5.000 menjadi Rp 5.500 per liter. Untuk ayam kampung dari 30.000 menjadi 35.000 per kg, telur dari Rp 800 menjadi Rp 900 per butir, beras Saigon Banding dari Rp 3.500 menjadi 3.700 per kg. Sementara untuk gula masih berkisar Rp 6.000 dan belum ada penurunan. Mari berharap operasi pasar dan realisasi impor gula, harga bisa cepat turun. Mari menilai stok kebutuhan pokok cukup dan akan memantau terus untuk menjamin adanya kenaikan harga yang wajar yang mencerminkan kenaikan biaya angkutan dan faktor-faktor lain. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads