"Kita memperbaiki sistem IT di Pajak karena menurut penilaian World Bank sistem IT kita masih ketinggalan," ujar Bambang, usai rapat tentang IT pajak di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jumat (19/2/2016).
Bambang mengatakan, sistem IT yang masih ketinggalan itu membuat pemerintah sulit meningkatkan tax ratio.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution menambahkan, sistem IT pajak nantinya akan terintegrasi dengan Direktorat Jenderal lainnya di Kementerian Keuangan. Rancangan sistem IT pajak terintegrasi ini sedang dalam proses pembahasan teknis agar sesuai dengan upaya pemerintah meningkatkan tax ratio.
Selain itu, agar sistem IT pajak terintegrasi ini bisa dibangun dan segera digunakan.
"Jangan kemudian dibangun sekarang selesainya 5 tahun lagi, penerimaannya kapan naiknya. Jadi harus dibuat skenario, nggak usah yang besarnya dulu, apa dulu, pemeriksaan dulu. Mungkin 6-8 bulan selesai," kata Darmin. (hns/hns)











































