Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko menginginkan, nama tol tersebut seharusnya adalah 'Joker' yang merupakan singkatan Jombang-Kertosono, bukan nama ruas yang dipakai saat ini 'Moker' atau Mojokerto-Kertosono.
Permintaan tersebut diungkapkan sang Bupati saat bertemu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, saat peresmian rusun santri di Pondok Pesantren Darul Ulum, Desa Kepuhdokon, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (20/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia berharap, Basuki bisa segera menyampaikan keinginannya dalam rapat kabinet saat kembali ke Jakarta nanti.
"Kami minta usulkan kalau ada rapat kabinet di Bogor. Saya minta diubah namanya jadi Joker atau Jombang-Kertosono. Kita kan yang dilewatin paling panjang," tutur Nyono.
Sebagai informasi, ruas tol terpanjang di Jatim ini dibangun sejak Juli 2010 oleh PT MHI selaku pemegang hak konsesi. Alotnya proses pembebasan lahan terdampak, membuat ruas tol yang ditargetkan rampung September 2014 ini molor sekitar 2 tahun.
Pembangunan ruas tol oleh anak perusahaan PT Astra Indonesia terbagi dalam 4 seksi. Sayangnya, hanya seksi 1 sepanjang 14,7 Km kntara Bandar Kedungmulyo dengan Tembelang, Kabupaten Jombang yang rampung dan mulai beroperasi Oktober 2014. Sementara seksi 2, 3, dan 4 ditargetkan selesai akhir 2016 nanti. (hns/hns)










































