Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 21 Feb 2016 12:52 WIB

Transmart Carrefour Peduli Indonesia Tanpa Sampah Plastik

Maikel Jefriando - detikFinance
Foto: dok. Transmart Carrefour Foto: dok. Transmart Carrefour
Jakarta - Sampah telah lama menjadi masalah serius bagi lingkungan kita. Telah banyak permasalahan yang muncul dari sampah plastik mulai dari sampah industri sampai rumah tangga. Perlu usaha yang berkesinambungan antar masyarakat dan pemerintah, maupun pelaku usaha untuk menangani masalah sampah ini. Hari ini, 21 Februari diperingati sebagai Hari Peduli Sampah.

Uji coba memberi harga jual untuk plastik akan dilakukan setidaknya selama tiga bulan. Hal ini mengacu pada Surat Edaran bernomor S.1230/PSLB3-PS/2016 tertanggal 17 Februari 2016 yang berisi ditetapkan harga kantong plastik yang harus dibeli masyarakat di tingkat peritel minimal Rp 200.

Pemerintah bersama dengan pemerintah daerah, dan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) akan mengevaluasi harga plastik yang biasa diberikan secara cuma-cuma oleh pengusaha ritel maupun usaha rumah tangga.

Hal ini dilakukan untuk mendukung kampanye Indonesia Bebas Sampah 2020. Tujuannya, agar masyarakat tidak mudah membuang kantong plastik, sehingga ada penghematan dalam penggunaannya.

"Kami sadar masalah sampah plastik kian lama dapat menjadi besar jika tidak ditangani serius. Maka dari itu kami sebagai pelaku usaha ritel berusaha mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk menghargai penggunaan plastik belanja. Diperlukan usaha bersama yaitu kesiapan konsumen sebagai pembeli dan juga pemilik usaha ritel lain untuk bersama mendukung lebih peduli lingkungan," kata Satria Hamid, Corporate Communication GM PT Trans Retail Indonesia.

Pada tahun 2012, Transmart Carrefour menjadi pionir dalam membatasi penggunaan plastik saat berbelanja. Hal ini dilakukan dengan cara memberi harga pada konsumsi plastik yang digunakan untuk membungkus belanjaan. Namun hal tersebut masih kurang mendapat sambutan baik dari masyarakat.

"Kesiapan masyarakat dan edukasi baik dari pemerintah maupun komunitas mengenai bahaya plastik belum sebesar sekarang," ujar Satria Hamid.

Sebagai bentuk dukungan pada gerakan Indonesia Bebas Sampah 2020, Transmart Carrefour mengkampanyekan Aksi Transmart Peduli Tanpa Kantung Plastik yaitu dengan cara mengajak konsumen untuk membawa tas belanja sendiri daripada menggunakan plastik. Sebagai awal, kehadiran Green Bag dapat menjadi tas belanja pertama Anda. Hadir dalam beberapa ukuran yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Karena dibuat dengan bahan yang kuat, tas belanja ini dapat digunakan secara berulang dan bisa dilipat-lipat sehingga menghemat ruangan saat Anda harus menaruhnya di tas jinjing atau kantong jaket. Harga reusable bag mulai dari Rp 7.900,-;Rp 8.900,-;Rp 14.900,- hingga Rp 19.900,- tergantung besarannya. Bentuk kepedulian ini diharapkan dapat disambut baik oleh konsumen.

"Secara mudah, Green Bag akan ditemukan oleh konsumen karena sengaja ditaruh di titik-titik strategis di seluruh gerai kami," ujar Satria Hamid.

Jadi, mulai lah membawa tas belanja sendiri saat berbelanja. Jadikan ini sebagai gaya hidup karena aksi kecil ini akan menjadi besar jika semakin banyak orang yang sadar dan melakukannya. Ayo ajak semua membantu menyelamatkan Bumi untuk kelangsungan hidup anak cucu kita. (feb/feb)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed