Berdikari akan menjual daging sapi seharga Rp 85.000/kg langsung ke end-user tanpa perantara atau broker. Penjualan tahap awal akan menyasar para pengusaha Usaha Kecil Menengah (UKM) seperti catering.
Daging yang dijual diperoleh dari pasokan Kapal Ternak Camara Nusantara I yang mengangkut 299 ekor sapi dari Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 9 Februari lalu. Kapal ternak akan berlayar secara berjadwal membawa sapi dari NTT dan NTB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tempat yang sama, Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, menjelaskan langkah Berdikari ini bisa memotong rantai distribusi yang selama ini membuat harga daging menggelembung atau dijual di atas Rp 100.000/kg.
"Ini menguntungkan konsumen dan produsen. Dan mengurangi sedikit keuntungan middle man (broker). Jadi yang biasanya 8 kali sekarang cuma 4 kali. Kita potong rantai pasok sehingga dua-duanya menikmati," ujar Amran. (feb/feb)










































