Kapal ternak pada pelayaran keempat diisi dengan kapasitas maksimal yakni membawa 500 ekor sapi, dengan rincian 400 ekor diturunkan di Jakarta dan 100 ekor disalurkan di Cirebon, Jawa Barat.
"Besok pagi akan datang lagi 500 ekor, 400 ekor di Jakarta dan 100 ekor untuk di Cirebon. Kita kerjasama dengan PT Berdikari, Darmajaya, PT SMD dan beberapa pelaku lokal," ungkap Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, usai menghadiri Operasi Pasar daging sapi, di area Car Free Day, kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (21/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini terus berjalan, zaman dulu baru satu kali kosong diteriaki, ini kosong kapalnya diputer dulu satu minggu. Coba sampaikan ke masyarakat bahwa ini sudah puluhan tahun kita ingin mengubah struktur pasar yang ada. Ini baru 1 kapal, nanti ada 7 kapal untuk angkut sapi. Ini akan rutin, kami harap nanti harganya Rp 85.000/kg tiba di pasar," kata Amran.
Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Humas Pelni, Ahmad Sujadi menyebut kapal ternak saat ini dalam perjalanan dari Cirebon ke Priok. Kapal direncanakan merapat di Pelabuhan Tanjung Priok pada pukul 05.00 WIB. Pelni merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ditunjuk sebagai operator KM Camara Nusantara I.
"KM Camara Nusantara I baru berangkat dari Cirebon, setelah bongkar 100 ekor sapi dari Waingapu. Sisa 400 ekor dari Kupang akan dibongkar di Priok. Kemungkinan tiba di Priok besok jam 05.00 WIB," ujar Sujadi kepada detikFinance. (feb/feb)











































