Direktur Bina Penataan Bangunan Ditjen Cipta Karya, Adjar Prajudi menjelaskan, proses pembangunan PLBN Entikong sejak Agustus 2015 dan saat ini masih berjalan.
"Proyek ini mulai dikerjakan Agustus 2015. Progres fisik saat ini mencapai 45%," kata Adjar kepada detikFinance, beberapa waktu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Proyek ini diperkirakan menelan dana sebesar Rp 153 Miliar dari APBN, dan progres keuangan sekitar 42,3%," sambung dia.
PLBN Terpadu merupakan pos pemeriksaan lintas batas orang dan barang yang keluar dan masuk melewati batas wilayah Indonesia. PLBN Entikong sendiri menjadi penghubung dengan Malaysia di sisi utara Pulau Kalimantan.
Sebelumnya, PLBN Entikong usang dan jomplang dibandingkan PLBN yang ada di wilayah Malaysia. Oleh karena itu butuh banyak perbaikan.
"Order Pak Presiden (Joko Widodo) sebenarnya gampang. Pokoknya harus lebih baik dari negara tetangga," pungkas dia. (dna/wdl)










































