Umar dipilih menggantikan Bobby Mamahit yang tersandung masalah hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Umar mengaku kini proses pengambilan keputusan di Ditjen Perhubungan Laut lebih dilakukan secara hati-hati.
"Sekarang lebih hati-hati, karena kita bisa diawasi siapapun," kata Plt Dirjen Perhubungan Laut, Umar Aris usai acara Penandatanganan Kontrak Pembangunan 5 Unit Kapal Kelas I Kenavigasian, Kemenhub, Jakarta, Senin (22/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya diberi tugas oleh Menhub. Ada keputusan Menhub. Ada pendelegasian hal rutin menyangkut jalannya Ditjen Laut, kemudian saya diberi pendelegasian menyangkut izin, terus secara administrasi mengurus pembangunan kapal dan pelabuhan," tambahnya. (feb/hns)











































