Ini yang menjadi alasan Jokowi selalu datang ke beberapa proyek di dalam negeri. Salah satunya adalah Tol Trans Sumatera yang sudah dikunjungi selama lima kali.
"Sampai mengurus jalan tol saja, saya ke sana sudah 5 kali. Presiden apa itu? Yang normal itu groundbreaking sudah. Ditunggu kapan selesainya," tegas Jokowi, dalam sambutannya pada acara peluncuran Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KLIK), di Istana Negara, Jakarta, Senin (23/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya ingin itu dipercepat. Saya akan cek, cek, cek lagi terus Nggak ada jalan yang lain. Karena kita dikejar waktu. Nggak ada waktu lagi. Apapun," paparnya
Tidak hanya itu, masalah waktu bongkar muat di pelabuhan atau dwell time juga menjadi urusan Jokowi. Sebab ditemukan Rp 740 triliun hilang akibat ketidakefisienan.
"Presiden ngurus-ngurus pelabuhan. Karena di situ kunci. Ada Rp 740 triliun kita hilang gara-gara ketidakefisienan perkara itu. Saya datangi pasti ada persoalan besarnya," kata Jokowi.
Untuk dwell time di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta tadinya mencapai 6 hari. Sekarang, dalam laporan Menko Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli, Jokowi menyampaikan sudah turun menjadi 3 hari.
"Pak menko sampaikan sudah di bawah 3 hari. Sudah mirip-mirip Singapura dan Malaysia. Kalau nggak kejar itu ya sudah ditinggal. Karena biaya logistik mahal. Mana bisa produk kita bersaing. Presiden sampai ngurus pelabuhan. Nggak ada di dunia," ujarnya. (mkl/wdl)











































