Hal itu disampaikan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan saat ditemui usai menghadiri pembukaan Rakerda PDI Perjuangan Jabar di Balai Sartika Bikasoga, Jalan Suryalaya, Bandung, Selasa (23/2/2016).
Namun sebagai BUMD yang terbilang baru, PT BIJB akan menggandeng pihak lain yang lebih berpengalaman dalam pengelolaan bandara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keterlibatan PT BIJB ini, menurut Aher, mewakili Jawa Barat dalam proyek nasional tersebut.
"Jadi masyarakat Jawa Barat via BUMD ikut mengelola," katanya.
Proses diambil alihnya proyek Bandara Kertajati oleh pemerintah pusat dijelaskan Aher saat ini sudah masuk dalam pembentukan tim kecil.
"Tim kecil ini tugasnya mendetailkan proses administrasi pengambilalihan ini. Minggu depan sudah ada detailnya," jelas Aher.
Seperti diketahui proyek Bandara Kertajati yang akan menelan dana Rp 2,1 triliun telah diambil alih oleh pemerintah pusat. Seluruh pembiayaan yang telah dikeluarkan oleh Pemprov Jabar akan digantikan seluruhnya. (tya/hns)











































