Harga Ayam di Jakarta Turun Jadi Rp 30.000/Ekor

Harga Ayam di Jakarta Turun Jadi Rp 30.000/Ekor

Dina Rayanti - detikFinance
Minggu, 28 Feb 2016 11:07 WIB
Harga Ayam di Jakarta Turun Jadi Rp 30.000/Ekor
Foto: Dina Rayanti - detikFinance
Jakarta - Harga daging ayam di awal tahun ini sempat melonjak tinggi karena dipicu mahalnya harga pakan ternak. Harga jagung yang jadi bahan baku utama pakan ternak loncat dari Rp 3.000/kg menjadi Rp 7.000/kg. Imbasnya, harga ayam pada saat itu mencapai Rp 45.000/ekor.

Berdasarkan pantauan detikFinance di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, harga ayam sudah mengalami penurunan di kisaran Rp 30.000/ekor, yang sebelumnya dijual Rp 35.000/ekor di tempat yang sama.

"Sekarang lagi murah, aku jual Rp 30.000/ekor, sudah hampir seminggu, tadinya kan aku jual Rp 35.000/kg," kata Jumini, salah seorang pedagang ayam, di lokasi, Minggu (28/2/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisi ini dipengaruhi harga ayam hidup di tingkat peternak yang terus mengalami penurunan sekitar 42,98%, dari Rp 23.500/kg menjadi Rp 13.400/kg. Harga ini di bawah Biaya Pokok Produksi (BPP) yang mencapai Rp 18.500/kg.

"Harga ayam ditingkat peternak di Jawa Tengah sudah turun mencapai Rp 13.400/kg, padahal BPP Rp 18.500/kg, artinya para peternak merugi sekitar Rp 5.000-an/kg," kata Hartono kepada detikFinance, beberapa waktu lalu.

Ia mengungkapkan, hal ini dipicu oleh kelebihan suplai ayam hidup karena adanya kebijakan yang dikeluarkan Komisi Persaingan Pengawas Usaha (KPPU) terkait penyetopan afkir dini Parent Stock ayam.

"Hal ini dipicu over suplai, karena penyetopan fakir dini Parents Stock oleh KPPU," ungkap Hartono. (drk/drk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads