Pasokan Melimpah, Harga Beras Mulai Turun

Pasokan Melimpah, Harga Beras Mulai Turun

Dina Rayanti - detikFinance
Minggu, 28 Feb 2016 13:37 WIB
Pasokan Melimpah, Harga Beras Mulai Turun
Foto: Dina Rayanti
Jakarta - Harga beras di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur mulai mengalami penurunan. Beras di pasar ini dijual dengan harga Rp 8.500/kg, dari sebelumnya di kisaran Rp 8.800/Kg. Hal ini disebabkan oleh melimpahnya stok beras. Namun begitu, melimpahnya stok beras ini tidak diikuti dengan kualitas yang bagus.

"Beras sekarang sudah mulai turun yang paling murah Rp 8.500/kg, walaupun lagi panen tapi kan sekarang lagi musim hujan, jadi kualitas barangnya nggak terlalu bagus," kata Ningsih, salah satu pedagang beras di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, kepada detikFinance, Minggu (29/2/2016).

Meski demikian, untuk harga beras kualitas premium, Ningsih mengatakan, saat ini beras premium di Pasar Induk Cipinang terpantau naik. Pasar Induk Cipinang merupakan salah satu pasar yang menyuplai berbagai bahan kebutuhan pokok termasuk beras ke pasar-pasar di Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di Cipinang beras yang bagus malah naik, soalnya kan sekarang pengolahan beras nggak bisa langsung giling sekali selesai, mesti 2-3 kali penggilingan, jemurnya juga nggak bisa langsung kering karena cuaca buruk, jadi menghambat pengiriman, pengiriman sedikit makanya berasnya jadi naik," ungkap Ningsih.

Sebelumnya, panen gabah yang sudah mulai terjadi di bulan Februari membuat pasokan beras melimpah di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC). Hal ini membuat harga beras di PIBC berangsur turun seiring kedatangan beras dari sentra-sentra padi di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Ketua Persatuan Pedagang Beras dan Penggilingan Padi (Perpadi) DKI Jakarta, Nellys Soekidi mengungkapkan, harga beras medium saat ini dijual di kisaran harga Rp 7.500-8.800/kg sesuai kualitasnya.

"Sekarang harganya stabil sekali karena pasokannya banyak. Di banyak tempat kayak Madiun, Karawang, Pati dan daerah lain sudah panen," kata Nellys beberapa waktu lalu. (drk/drk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads