Bila proyek ini terealisasi dan tuntas sesuai jadwal, pertumbuhan ekonomi di daerah Sumatera ikut terkerek naik. Pemerintah memproyeksi jalan tol ini akan menyumbangkan porsi 15% dari total pertumbuhan ekonomi daerah.
"Malaysia waktu dia bikin jalan tol dari Perlis sampai ke Johor Baru namanya Labuh Raya Utara Selatan PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Malaysia itu 15% dari jalan tol itu, pertumbuhan kapasitas ekonomi 15% dari PDRB, kalau Sumatera nanti jalan tolnya pasti pertumbuhan ekonomi industri dan segalanya itu nanti 10-15% berasal dari jalan tol itu," kata Direktur Jenderal Binamarga, Hediyanto W. Husaini di Medan, Sumatera Utara, Senin (29/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada investor asing menaruh pabriknya ya di pinggir-pinggir jalan tol itu makanya ke Bekasi, Cikampek kan itu industri semua di tempat lain nggak ada, barang distribusi lebih lancar karena investor itu yang dia tanya infrastruktur terus kok," tuturnya.
Ia memperkirakan terbangunnya Tol Trans Sumatera juga dapat mengurangi kemacetan di jalur utama lintas Sumatera sekitar 60 %.
"Jadi akan mengurangi kemacetan 60%, kaya di Pantura, Jawa Barat kan sekarang sudah longgar, kalau nggak ada ini (Tol Lintas Sumatera) kan tambah macet, pasti orang sudah bosan dengan kemacetan" lanjut Hediyanto.
Pada kesempatan itu, Hediyanto menanggapi pertanyaan sejumlah awak media tentang alasan pemerintah yang lebih memilih untuk membangun ruas tol baru daripada memperbaiki jalur timur lintas Sumatera.
Menurut Hediyanto, hal ini dilakukan untuk menghindari kemacetan yang akan ditimbulkan dari pekerjaan perbaikan tersebut karena minimnya lebar jalan.
"Gimana cara perbaikinya lintas timur, nggak bisa karena di situ tuh lebarnya hanya 7 meter, setiap saya perbaiki sedikit aja antreannya sudah 2 km, di Jawa Tengah saja saya perbaiki sekian km macet, nah supaya nggak ganggu orang kita bikin jalan baru, kita juga fokus nggak diganggu lalu lintas mereka, mereka juga nggak diganggu oleh kerjaan ya itu caranya, mahal sedikit nggak apa-apa," ujarnya. (feb/feb)











































