BPS: Harga Beras Masih Tinggi

BPS: Harga Beras Masih Tinggi

Maikel Jefriando - detikFinance
Selasa, 01 Mar 2016 12:53 WIB
BPS: Harga Beras Masih Tinggi
Foto: Alfathir Yulianda
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, harga beras secara nasional rata-rata masih mengalami kenaikan, meskipun ada beberapa kualitas beras tertentu yang mengalami penurunan.

Kepala BPS Suryamin menyebutkan, harga beras di tingkat penggilingan untuk kualitas medium di Februari 2016 tercatat sebesar Rp 9.622/kg, naik 0,77% dari Rp 9.548/kg.

Sementara harga beras premium naik 0,63% dari Rp 9.723/kg menjadi Rp 9.785/kg.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk harga beras kualitas rendah turun 0,93% dari Rp 9.280/kg menjadi Rp 9.195/kg.

"Secara total nasional masih ada kenaikan harga beras, meskipun ada beberapa yang justru turun," ujar dia dalam konferensi pers, di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Selasa (1/3/2016).

Harga rata-rata di tingkat petani, Suryamin menyebutkan, gabah kering panen Rp 5.211/kg, naik 0,10% month to month (mtm), gabah kering giling Rp 5.753/kg, naik 1,13% (mtm).

Sementara itu, harga rata-rata di tingkat penggilingan untuk gabah kering panen Rp 5.298/kg, naik 0,14% (mtm), gabah kering giling Rp 5.869/kg, naik 1,09% mtm.

Harga tertinggi Rp 9.000/kg untuk GKP varietas Siam Mayang terjadi di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Harga terendah Rp 3.200/kg, kualitas rendah, varietas IR64 terjadi Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

"Dari 52 kota yang kami amati mengenai perkembangan harga gabah, banyak juga yang sudah turun (harga beras). Meski secara total harganya naik. Dari 82 kota itu, ada 52 kita baik, 14 stabil, dan 16 kota turun," kata Suryamin. (drk/feb)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads