Pesan Menkeu ke Dirjen Pajak Baru: Rajin Teliti Wajib Pajak Pribadi

Pesan Menkeu ke Dirjen Pajak Baru: Rajin Teliti Wajib Pajak Pribadi

Maikel Jefriando - detikFinance
Selasa, 01 Mar 2016 15:45 WIB
Pesan Menkeu ke Dirjen Pajak Baru: Rajin Teliti Wajib Pajak Pribadi
Foto: Pelantikan Dirjen Pajak baru (Maikel Jefriando-detikFinance)
Jakarta - Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Ken Dwijugiasteadi sebagai Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak). Bambang menitipkan tugas khusus kepada Ken dalam menjalankan jabatannya ke depan.

Salah satunya adalah untuk menyisir Wajib Pajak (WP) orang pribadi yang masih sangat sedikit jumlahnya di dalam negeri.

"Sekali lagi saya minta Pak Ken bisa mengarahkan, baik eselon 2 yang di Kantor Pusat maupun Kanwil dan Eselon III di Kepala Kantor untuk lebih rajin meneliti WP orang pribadi," terang Bambang dalam sambutannya saat melantik Dirjen Pajak, Ken Dwijugiasteadi di Gedung Djuanda, Kemenkeu, Jakarta, Selasa (1/3/2016)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam catatan DJP, hanya 27 juta orang yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan cuma 10 juta di antaranya yang menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT), serta 100.000 orang yang hanya membayar kekurangan pajak.

"Pandangan saya, kalau tahun lalu angkanya cuma Rp 9 triliun dari Wajib Pajak orang pribadi ini jauh dari standar yang dibayangkan. Ini seolah menunjukkan individu Indonesia itu belum mampu memenuhi kewajibannya," ungkapnya.

"Padahal kita itu banyak sekali, relatif individu Indonesia yang masuk golongan super kaya, kaya, dan setengah kaya. Ini yang harus diperbaiki tingkat kepatuhannya, dan ujungnya pada penerimaan," kata Bambang.

Selama ini, penerimaan hanya bergantung kepada WP badan. Saat ekonomi melambat, maka banyak badan yang justru juga mengalami perlambatan kinerja keuangan, sehingga berpengaruh terhadap kewajiban pembayaran pajak.

"Karena kalau terus-terusan bergantung kepada WP badan, maka sulit bagi kita menaikkan tax ratio," pungkasnya. (mkl/feb)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads