Ekonom INDEF dan Kandidat Doktor Durham University Business School Inggris, Dzulfian Syafrian menilai, cepat atau lambat Indonesia pasti akan mengikuti tren dunia, yaitu terjadi deflasi global.
Deflasi global terjadi selain karena lambatnya pertumbuhan ekonomi dunia, ditambah jatuhnya harga-harga komoditas dan energi khususnya minyak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Deflasi ini, kata Dzulfian, akan terus berlanjut selama perekonomian global masih belum pulih dan harga-harga komoditas dan energi masih anjlok seperti saat ini.
Memang, jatuhnya harga komoditas pasti memukul perekonomian Indonesia karena memang ekspor Indonesia sangat bergantung oleh barang-barang komoditas.
Namun, hal ini dapat dikompensasi dengan anjloknya harga minyak mengingat Indonesia adalah negara net importir minyak sehingga jatuhnya harga minyak merupakan bonus dan 'insentif' bagi perekonomian Indonesia.
"Oleh karena itu, peluang ini harus dilihat dengan seksama oleh para pengambil kebijakan khususnya BI dan pemerintah," imbuh Dzulfian. (drk/dnl)










































