Bahas Blok Masela, SKK Migas Bertemu Anggota DPR dan DPD Maluku

Bahas Blok Masela, SKK Migas Bertemu Anggota DPR dan DPD Maluku

Michael Agustinus - detikFinance
Senin, 07 Mar 2016 16:15 WIB
Bahas Blok Masela, SKK Migas Bertemu Anggota DPR dan DPD Maluku
Foto: Michael Agustinus
Jakarta - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari daerah pemilihan Maluku dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Maluku menggelar pertemuan dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Pertemuan ini membahas tentang rencana pembangunan kilang LNG (Liquefied Natural Gas) di blok gas Masela, Maluku.

Pertemuan ini dihadiri 6 orang perwakilan DPR dan DPD, serta Kepala SKK Migas, Amin Sunaryadi beserta jajarannya. Dalam pertemuan itu, Amien mengatakan, Indonesia memiliki pengalaman dalam membangun kilang LNG.

Contohnya lapangan Arun di Lhokseumawe, Aceh. Menurut Amien, sekarang gas di lapangan itu sudah habis, dan kalau dilihat pembangunan lapangan Arun tak ada dampaknya bagi masyarakat Lhokseumawe.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau dilihat di Lhokseumawe, dampak pembangunan tidak ada. Jangan sampai kita seperti itu," katanya di Gedung DPD, Senin (7/3/2016).

Selain itu, Amien mencontohkan, situasi yang tak jauh berbeda juga terjadi pada Kilang LNG Bontang di Kalimantan Timur (Kaltim) yang tak optimal manfaatnya bagi masyarakat.

"Bontang, 4 dari 8 train nganggur. Kalau ke Balikpapan listrik mati sehari bisa 5 kali. Walaupun dana bagi hasil besar, tingkat kemiskinan juga tinggi," tutur Amien.

Berkaca pada kondisi di Arun dan Bontang, Amien mengatakan, jangan sampai pembangunan kilang LNG di Masela tak membawa manfaat bagi masyarakat Maluku.

"Jangan sampai Masela nggak bermanfaat untuk rakyat Maluku," imbuhnya. (hns/feb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads