Mudik 2016, Tol Trans Sumatera Bisa Difungsikan Secara Darurat

Mudik 2016, Tol Trans Sumatera Bisa Difungsikan Secara Darurat

Dana Aditiasari - detikFinance
Selasa, 08 Mar 2016 16:30 WIB
Mudik 2016, Tol Trans Sumatera Bisa Difungsikan Secara Darurat
Foto: salah satu ruas Tol Trans Sumatera (Dok. Kementerian PUPR)
Jakarta - Sejumlah ruas di Jalan Tol Trans Sumatera bisa difungsikan darurat saat musim mudik lebaran tahun 2016 ini. Dari catatan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), ada sekitar 16 km di ruas Bakauheni-Terbanggi besar yang bisa jadi jalur alternatif.

Kepala Sub Direktorat Pengadaan Tanah Kementerian PUPR, Herry Marzuki mengungkapkan, ruas yang bisa dimanfaatkan sudah termasuk jalan akses masuk yang tersambung dengan jalan arteri sehingga bisa dilalui kendaraan.

"Semuanya kerja terus, sehingga hari raya nanti yang bisa dilewati daerah Lematang sampai Kota Baru, kemudian ada interchange (simpang susun) Branti hingga Metro," ujar Herry kepada detikFinance di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (8/3/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantaran masih bersifat darurat, masyarakat tidak akan dikenakan biaya saat melalui jalan tol ini. Ia menekankan, jalur yang bisa difungsionalkan itu belum sepenuhnya beraspal dan selesai proses konstruksi. Namun, tetap layak bisa dilalui kendaraan sebagai jalur alternatif.

"Namanya juga darurat. Itu untuk membantu memecah kepadatan lalu-lintas saja. Seperti waktu darurat Pejagan-Pemalang. Sudah layak, tapi belum semua beraspal. Minimal bisa dilalui. Nggak perlu bayar karena kan sifatnya fungsional saja," tutur dia.

Menurut data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, pembebasan lahan untuk ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140 km telah mencapai 18,02% atau sekitar 25,23 km.

Kegiatan konstruksi yang dilakukan pada paket 1 telah mencapai 1,16%, paket 2 mencapai 3,53%, paket 3 dan 4 dalam persiapan konstruksi sembari menunggu kesiapan lahan. (dna/feb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads