"Maret, April, Mei akan ada panen dari sekitar 6 juta hektare beras," kata Amran saat ditemui di Kantor Kementan, Ragunan, Jakarta, Kamis (10/3/2016).
Menurut perhitungan Kementan, 1 hektare lahan pertanian bisa menghasilkan sekitar 5,3 ton gabah atau setara 2,96 ton beras. Dengan luas area panen mencapai 6 juta hektare, maka panen selama 3 bulan itu bisa diasumsikan mencapai 17,8 juta ton beras.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Panen Maret, April, Mei kurang lebih 6 juta hektare dikali 5,6 ton gabah. Artinya ada 3 juta ton gabah atau tersedia di lapangan beras 17 juta ton. Ini momen Pemerintah serap gabah sebesar-besarnya. Kalau tidak kita manfaatkan, Oktober harga bisa mahal dibanding harga puncak," pungkas dia. (dna/hns)











































