"SPAM Kampus UNS merupakan Sistem Penyediaan Air Minum yang memanfaatkan Teknologi Ultrafiltrasi (UF) dan catu daya (power supply) yang bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang dibangun dengan kapasitas 2.5 liter/detik melalui Kementerian PUPR dengan anggaran sebesar Rp 13,5 Miliar," tutur Andreas dalam siaran pers, Sabtu (12/3/2016).
Andreas mengatakan, hingga saat ini Kementerian PUPR telah menjalin kerja sama dalam hal penyediaan kebutuhan air minum yang aman bagi civitas akademika kampus (portable water) yaitu ITB, UGM dan UNS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tujuan pembangunan SPAM Kampus UNS adalah Menyediakan pelayanan air minum (portable water) untuk memenuhi kebutuhan bagi sekitar 37,300 civitas akademika, sebagai sarana pembelajaran bagi mahasiswa dan civitas akademika lainnya terkait dengan teknologi pengolahan air minum maupun mengenai pentingnya sarana air minum yang handal untuk pemenuhan kebutuhan air minum bagi aktivitas sehari-hari di kampus.
SPAM Kampus UNS merupakan program yang tidak terpisahkan dari gerakan Green Campus UNS. Gerakan ini bertujuan untuk mewujudkan UNS sebagai kampus yang berwawasan lingkungan
"Selain itu juga mendukung program Green Campus, untuk mewujudkan UNS sebagai kampus yang berwawasan lingkungan," tambah Andreas.
Tujuan pembangunan SPAM Kampus UNS sendiri adalah untuk mengurangi limbah plastik dari buangan air minum kemasan, memanfaatkan sumber air yang tersedia dalam lingkungan kampus untuk memenuhi kebutuhan air minum civitas akademika di kampus UNS, memanfaatkan energi terbarukan sebagai sumber energi dalam pengoperasian SPAM Kampus, melatih civitas akademika untuk memanfaatkan fasilitas water fountain dan water dispenser untuk pemenuhan kebutuhan air minum dalam aktivitas sehari-hari di kampus dan meningkatkan kemandirian kampus UNS dalam menyediakan dan mengelola fasilitas SPAM Kampus.
Produksi dari SPAM Kampus disalurkan melalui pipa distribusi menuju water fountain dan water dispenser yang terpasang di titik-titik strategis di Kampus UNS. SPAM Kampus UNS juga mengimplementasikan pembangunan SPAM berwawasan lingkungan melalui integrasi pemanfaatan teknologi ramah lingkungan, energi terbarukan, dan distribusi air minum yang menggunakan prinsip isi ulang (re-fill) untuk mengurangi limbah padat di lingkungan kampus UNS. (ang/ang)











































