Kepala Dinas Parwisata dan Ekonomi Kreatif Waktobi, Nadar mengatakan, minat wisata ke Wakatobi terus meningkat. Hingga tahun 2015, jumlah kunjungan wisata ke Wakatobi telah mencapai 18.000 orang. Meningkat dari periode tahun 2014 yang hanya 16.000
"Tahun 2016 ini, kita targetkan bisa tembus 25.000 orang dan jangka panjang kita targetkan bisa mencapai 500.000 orang," ujar dia Kepada detikFinance ditemui di Bandara Matahora, Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Minggu (13/3/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam hal ini bottle necking-nya kan ada di transportasi, dalam hal ini penerbangan. Secara bandara sebenarnya kami sudah siap, tapi bagaiman rute lebih mudah ke sini," kata dia.
Saat ini, untuk menuju Wakatobi, penerbangan dari Jakarta masih memakan waktu sekitar 5 jam. Selain itu, calon wisatawan juga harus melewati beberapa kali transit yakni dari Jakarta ke Makassar, lalu ke Kendari baru berpindah pesawat untuk menuju Wakatobi.
"Itu membuat perjalanan ke Wakatobi menjadi mahal dan lama. Kalau itu bisa dipecahkan, kunjungan wisata ke Wakatobi pasti akan lebih banyak lagi. Target 500.000 wisatawan atau 20 kali lipat dari target tahun 2016 bisa tercapai. Makanya kami sangat mendukung pembukaan rute baru yang langsung dari Bali-Wakatobi. Mudah-mudahan bisa diikuti dengan rute-rute lainnya," tutur dia.
Selain tranportasi yang menghubungkan langsung dengan wilayah Indonesia lainnya, Wakatobi juga membutuhkan pembenahan dari sisi transportasi laut.
"Wakatobi ini kan kepulauan, terdiri dari 4 pulau besar. Nah kita ingin, selain Bandara, pelabuhan juga ditingkatkan. Kami ingin pelabuhan-pelabuhan di Wakatobi memiliki standar wisata," pungkas dia. (dna/drk)










































