Rapat kordinasi khusus membahas permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memangkas kembali dwell time di Pelabuhan Tanjung Priok. Sebelumnya, dwell time di Pelabuhan Tanjung Priok telah dipangkas dari 4,7 hari menjadiΒ 3,6 hari.
"Pak Presiden minta dwell time bisa turun antara 2-3 hari. Untuk mellihat sektor mana yang dapat dilakukan perbaikan, agar bisa mencapai target yang kita inginkan," jelas Deputi II bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Kemenko Maritim Agung Kuswandono dalam jumpa pers di Gedung BPPT, Kementerian Kordinator Maritim dan Sumber Daya, Thamrin, Jakarta Pusat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebenarnya ini sudah melebihi 4,7 hari dari yang disepakati Presiden. Kalau 2-3 hari kita akan sesuaikan," jelas Agung.
Selain itu, pemangkasan dwell time dapat dilakukan dengan merevisi beberapa aturan terkait.
"Sekarang sudah 3,6 hari, ada langkah atau strategi untuk dwell time yaitu deregulasi peraturan di pre clearance area. Banyak sekali aturan yang kita cut, namun Pak Menko (Rizal Ramli) masih meminta adanya peraturan yang bisa disederhanakan untuk dihapus," tutup Agung. (hns/hns)











































