Ada 8 Tangan Distribusi dari Petani Hingga Pedagang Pasar

Ada 8 Tangan Distribusi dari Petani Hingga Pedagang Pasar

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Selasa, 15 Mar 2016 14:32 WIB
Ada 8 Tangan Distribusi dari Petani Hingga Pedagang Pasar
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Belakangan ini masyarakat dikejutkan dengan tingginya harga cabai dan bawang di pasar. Disparitas antara petani dan pembeli saat ini melonjak tinggi.

Kementerian Pertanian melalui Toko Tani Indonesia (TTI) menggelar Pasar Murah serentak di tiga tempat di Jakarta Selatan. Dengan diadakannya Pasar Murah ini diharapkan petani bisa untung dan masyarakat juga bisa mendapatkan komoditi pangan yang murah.

"Kita ingin masyarakat mendapatkan harga yang layak dan petani juga untung dengan memotong rantai yang panjang itu. Kalau dibiarkan bisa tidak terkendali. Ini salah satu upaya Kementan untuk mengendalikan harga dan pasokan pangan, terutama yang strategis seperti bawang merah, beras, dan cabai merah keriting," terang Kapus Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Sulihanti di Gedung Sentral Promosi dan Pemasaran Produk Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan (15/04/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini sudah terlalu banyak tangan yang ikut dalam rantai distribusi pangan strategis Indonesia.

"Kalau sekarang ini bisa ada 7 sampai 8 tangan dari petani sampai ke pembeli," jelas Sulihanti.

Dirinya optimistis bahwa dengan diadakannya Pasar Murah seperti ini akan memangkas rantai distribusi pangan menjadi lebih singkat.

"Pasar murah ini kita kan beli barangnya dari petaninya langsung, jadi ya paling banyak cuma sampai 3 tangan aja," tutur Sulihanti. (ang/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads