Boikot Produk Israel, Ekspor RI Kena Imbasnya

Boikot Produk Israel, Ekspor RI Kena Imbasnya

Maikel Jefriando - detikFinance
Selasa, 15 Mar 2016 14:40 WIB
Boikot Produk Israel, Ekspor RI Kena Imbasnya
Foto: Ilustrasi oleh Andhika Akbarayansyah
Jakarta - Indonesia terlibat dalam lahirnya keputusan pada Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerja sama Islam (OKI). Di mana para anggota OKI sepakat untuk memboikot produk-produk Israel.

Dengan demikian dampaknya tidak akan ada lagi aktivitas perdagangan antara kedua negara. Ekpor RI ke Israel juga dimungkinkan tidak akan berlangsung lagi.

"Ekspor kita kena (boikot) juga," ungkap Sasmito Hadiwibowo, Deputi Statistik Distribusi dan Jasa BPS di kantornya, Jakarta, Selasa (15/3/2016)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk tahun 2015 lalu saja, Indonesia tercatat melakukan impor barang dari Israel senilai US$ 77,7 juta. Realisasi tersebut naik drastis dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang cuma sebesar US$ 13,89 juta. Namun tidak dijelaskan dalam data tersebut, barang apa yang diimpor Indonesia dari Israel.

Indonesia juga aktif dalam melakukan ekspor ke Israel. Realisasi pada 2014 adalah US$ 138,87 juta dan 2015 adalah sebesar US$ 116,9 juta. Tidak dijelaskan juga barang apa yang diekspor Indonesia ke Israel.

Akan tetapi, harus dilihat kembali kapan kebijakan tersebut secara pasti akan diberlakukan. Ini setidaknya membantu para pengusaha ekspor impor untuk mempersiapkan diri.

Sasmito menambahkan, bahwa selama ini perdagangan antara Indonesia dengan dengan negara lain dapat berlangsung meskipun tidak ada hubungan diplomatik. Seperti dengan Israel dan Taiwan.

"Kita sebelumnya berdagang dengan semua negara. Taiwan dan Israel saja yang kita nggak punya hubungan diplomatik. Tapi kan untuk perdagangan kan jalan," paparnya. (mkl/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads