Dengan adanya penerbangan langsung ini, waktu tempuh bisa lebih cepat. Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero), Budi Karya Sumadi mengungkapkan selama ini, akses ke Danau Toba harus ditempuh memakai perjalanan darat selama 4-5 jam bila mendarat di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara. Sebaliknya, wisatawan cukup menempuh perjalanan 30 menit dengan jalur darat menuju Danau Toba bila mendarat di Bandara Silangit.
"Kami optimis wisatawan mancanegara dan domestik akan semakin tertarik berwisata ke Danau Toba. Ini karena mudahnya aksesibilitas dengan waktu tempuh hanya sekitar 30 menit sampai 1 jam dari Bandara Silangit," kata Budi di acara sosialisasi Pre-Inaugural Flight Jakarta-Silangit di Hotel Sari Pan Pasific, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (16/3/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Percepatan Kawasan Danau Toba, Laurensius Manurung mengungkapkan, pengembangan akses dan fasilitas penunjang pariwisata di Danau Toba sendiri saat ini tengah dikebut.
"Apa ada orang yang mau datang ke sana kalau nggak diperbaiki. Atau dibalik, bagaimana kalau kita perbaiki tapi nggak ada orang datang. Makanya akses diperbaiki secara bersamaan dengan perbaikan kawasan," kata Laurensius.
Sebagai informasi, penerbangan Garuda dari Bandara Soekarno-Hatta ke Silangit akan dilakukan 3 kali dalam sepekan, yakni pada hari Jumat, Minggu, dan Selasa dengan jadwal penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 08.50 WIB, dan sampai di Silangit pada 10.50 WIB. (feb/feb)











































