Tiga komoditas pangan dijual murah di sini. Beras hanya Rp 7.500/kg, cabai merah Rp 8.000/3 ons, dan bawang merah Rp 10.000/3 ons.
Badan Kepala Badan Pertahanan Kementan, Garjtita Budi M, beberapa waktu ini bahan pangan seperti beras, cabai merah, bawang merah harganya justru mahal dijual di pasar. Padahal, kondisi saat ini petani sedang melakukan panen raya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kementan membeli bahan pangan beras, cabai merah, dan bawang merah langsung ke Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) sebanyak 1 ton per-itemnya. Jadi total 3 ton yang dijual di bazar murah di Pasar Lenteng Agung hari ini.
Harga pangan yang murah tersebut diperoleh langsung dari perani yang menjual kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).
Kepala Pasar Jaya Lenteng Agung, Suherman, mengungkapkan bazar murah Kementan cukup membantu masyarakat sekitar terutama dalam situasi harga yang tidak normal seperti saat ini.
"Kalau situasi harga pangan seperti beras, cabai merah, bawang merah sudah normal kan tidak mungkin ada bazar murah dari Kementerian Pertanian seperti ini," ujarnya kepada detikFinance.
Suherman menambahkan, bazar murah tidak diadakan setiap hari dan pada waktu tertentu saja. Sehingga, pedagang di dalam Pasar Lenteng Agung tidak keberatan dengan adanya bazar murah hari ini.
"Saya rasa pedagang di dalam tidak masalah. Mereka memahami kok dengan situasi seperti ini," katanya.
Bahan pangan seperti beras, cabai merah, dan bawang merah yang dijual di Pasar Lenteng Agung sendiri juga mengalami fluktuasi harga yang tidak menentu, kadang naik, kadang juga bisa turun.
"Kalau beras tidak terlalu jauhlah perbandingan harganya dengan yang dijual di bazar murah ini," ujarnya.
Ketika ditanya perihal dampak bazar murah terhadap situasi harga pangan di Pasar Lenteng Agung, Suherman mengaku situasi tersebut tergantung dari harga dasar yang diambil dari pedagang. Asalkan pasokan dari daerah sudah lancar dan tidak ada hambatan, pedagang pun juga akan menurunkan harganya.
"Kita sih memang kebijakan tidak ada ya. Kalau Kepala Pasar tidak bisa memberi kebijakan untuk menurunkan harga pasar. Cuma, pedagang juga kalau harga dasarnya sudah turun, otomatis mereka akan jual dengan harga yang rendah juga," ungkapnya. (ang/ang)











































