Jepang Jadi Destinasi Liburan Favorit di Asia

Jepang Jadi Destinasi Liburan Favorit di Asia

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Minggu, 27 Mar 2016 17:12 WIB
Jepang Jadi Destinasi Liburan Favorit di Asia
Foto: Pameran Astindo 2016 di JCC (Ardan Adhi Chandra-detikFinance)
Jakarta - Animo wisatawan akan pesona Jepang seakan tidak pernah ada habisnya. Negeri sakura ini selalu menjadi daya tarik wisatawan karena keragaman dan keindahan budayanya. Sampai saat ini, Jepang masih menjadi tujuan wisata favorit di Asia.

Bulan April mendatang, para wisatawan yang ingin berlibur ke Jepang harus mengeluarkan dana lebih. Hal ini dikarenakan banyaknya wisatawan yang datang ke Jepang untuk melihat keindahan bunga sakura.

"Sekarang ke Jepang lebih mahal karena cherry blossom Rp 23 jutaan. Di sana high season di bulan April," jelas Product Staff Panorama Tours Winda saat ditemui detikFinance di Pameran Astindo 2016, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Minggu (27/03/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan untuk hari biasa alias bukan high season, biaya tur ke Jepang bisa lebih rendah.

"Untuk group tour ke Jepang sekitar Rp 14 juta sampai Rp 15 juta, itu selama 7 hari," terang Winda.

Kebanyakan travel agent juga menawarkan diskon bagi para wisatawan yang membeli paket tur. Dengan adanya diskon diharapkan semakin banyak wisatawan yang tertarik mengikuti group tour.

"Diskon untuk group tour (minimal 20 orang) ada diskon sampai Rp 759 ribu per orang," jelas Winda.

Di samping itu, untuk penerbangan mancanegara ke Singapura dan Kuala Lumpur masih menjadi yang paling murah.

"Termurah ke Singapura sama KL (Kuala Lumpur) Rp 1,6 juta, itu pulang pergi. Sekarang yang ke Singapura ya masih ramai untuk libur seperti sekarang ini," jelasnya.

Sedangkan untuk penerbangan yang paling mahal adalah penerbangan ke negeri Paman Sam.

"Paling mahal paling ke Amerika Rp 10 juta itu belum sama pajak dan yang lainnya, kalau harga biasa Rp 14 juta sampai Rp 15 juta itu juga belum kena pajak," terang Henny.

Dirinya juga mengatakan, banyak wisatawan yang melakukan pemesanan tiket ke luar negeri.

"Kebanyakan ke luar negeri, karena kita banyaknya jual yang outbound," tutur Henny. (drk/drk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads