Sejumlah Anggota OPEC akan Usulkan Kenaikan Kuota

Sejumlah Anggota OPEC akan Usulkan Kenaikan Kuota

- detikFinance
Selasa, 15 Mar 2005 10:30 WIB
Jakarta - Sejumlah anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) berencana akan mengusulkan menaikkan kuota ekspor minyak. Usulan tersebut akan digulirkan dalam pertemuan anggota OPEC yang akan digelar, Rabu (16/3/2005) besok di Iran. Usulan diajukan untuk menekan harga minyak yang terus naik, dimana kenaikkan harga itu ternyata menyulitkan sebagian anggota OPEC. Harga minyak saat ini dipasarkan pada posisi US$ 55 per barel, dimana sebelumnya harga minyak sempat menyentuh US$ 57 per barel.Rencana kenaikan kuota minyak itu diantaranya diusulkan oleh Arab Saudi yang mengusulkan menaikan kuota minyak sebesar 2 persen. Namun sejumlah menteri energi anggota OPEC memandang masih perlu dilakukan kebijakan untuk menjaga angka kuota. Mereka menilai tidak perlu menaikkan kuota minyak hingga melebihi 27 juta barel per hari.Tingginya harga minyak membuat pertumbuhan ekonomi sebagian negara-negara di AS dan Eropa lamban. Bahkan naikknya harga minyak sempat mempengaruhi defisit neraca perdagangan AS yang berpengaruh pada jatuhnya nilai dolar AS.Pro-kontra untuk menaikan kuota ekspor minyak tersebut, nantinya akan terlebih dulu dibahas dalam pertemuan sejumlah menteri perminyakan OPEC sebelum dibawa ke dalam pertemuan OPEC besok.Presiden OPEC yang juga menteri perminyakan Kuwait, Sheik Ahmed Fahd Al Ahmed Al Sabah seperti yang dikutip kantor berita AP, Selasa (15/3/2005) menyatakan, ada konsensus tersembunyi darai anggota-anggota OPEC untuk berencana menaikkan kuota ekspor minyak."Ada pertimbangan tertentu kenapa kita harus menaikkan kuota. Kita tentunya akan menaikan kuota, tapi itu masih harus dibahas," kata Sheik Ahmed. "Jika perlu, kenaikannya akan ditingkatkan menjadi 500 ribu barel," katanya.Namun usulan kenaikan kuota nantinya akan ditolak oleh Libya. "Saya kurang setuju dengan kenaikan itu" kata Menteri Perminyakan Libya, Fathi bin Shatwan. (mar/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads