Pemerintah Tetap Tolak Tambahan Bunga Saat Moratorium

Pemerintah Tetap Tolak Tambahan Bunga Saat Moratorium

- detikFinance
Selasa, 15 Mar 2005 12:07 WIB
Jakarta - Pemerintah tetap menginginkan tidak adanya tambahan bunga (bunga berbunga) pada saat pelaksanaan moratorium. Jika tawaran moratorium mengindikasikan adanya bunga ber bunga maka tawaran itu akan ditolak."Kita minta tidak ada interest on interest. Kita tidak ingin hal itu terjadi pada saat moratorium," kata Menko Perekonomian Abu Rizal Bakrie usai menjadi pembicara dalam seminar Coorporate Social Reponsbility di Hotel Mandarin, Jalan Thamrin, Jakarta, Selasa (15/3/2005).Menurut Ical, sejak awal pemerintah telah memberikan pernyataan tidak akan menerima moratorium seandainya moratorium itu memberatkan pemerintah. "Misalnya kita harus kembali ke Paris Club dalam program IMF. Kita tidak kehendaki itu," kata Ical.Selain itu, kata Ical, pemerintah juga tidak menginginkan dengan adanya moratorium justru mengurangi dukungan pembiayaan. "Misalnya suatu negara akan memberikan dukungan pembiayaan US$ 100 juta karena memberikan moratorium maka dukungan pembiayaan Rp US 100 juta itu dibatalkan. Kita tidak ingin menerima seperti itu," katanya.Sebelumnya negara kreditur yang tergabung dalam Paris Club menyetujui pemberian moratorium selama setahun kepada Indonesia sebesar Rp 2,6 miliar. Pemberian itu dilakukan menyusul adanya bencana tsunami di Aceh dan Sumut. (mar/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads