Menkeu: Dana Riset di RI Sangat Kecil, Masih 0,09% dari PDB

Menkeu: Dana Riset di RI Sangat Kecil, Masih 0,09% dari PDB

Dina Rayanti - detikFinance
Rabu, 30 Mar 2016 13:50 WIB
Menkeu: Dana Riset di RI Sangat Kecil, Masih 0,09% dari PDB
Foto: Dina Rayanti
Jakarta - Alokasi dana riset dan pengembangan di Indonesia masih sangat kecil. Kondisi inilah yang membuat peneliti di Indonesia tak bisa berinovasi .

"Berkenaan dengan jumlah dana pemerintah menyadari ada keterbatasan APBN untuk menyediakan dana riset yang memadai. Hingga saat ini masih sekitar 0,09% dari PDB," ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro,Β  dalam acaraΒ  Peresmian Dana Ilmu Pengetahuan Indonesia, di kantor Kementerian Keuangan, Rabu (30/3/2016).

Selain sangat kecil, menurut Bambang, persoalan lainnya adalah mekanisme penyaluran dana riset yang masih mengikuti siklus tahunan anggaran di APBN. Oleh sebab itu, untuk mengatasi masalah anggaran ini, Menkeu meminta pihak swasta ikut ambil bagian dalam pembiayaan riset.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Bambang, saat ini peran pihak swasta terlibat dalam pembiayaan riset cukup besar, terutama di negara-negara maju.

"Pendanaan riset di Indonesia sebagian besar masih berasal dari pemerintah, yakni sebesar 80%. Ini jauh dari ideal, padahal di negara maju kontribusi sektor swasta dan perguruan tinggi sendiri jauh lebih besar. Oleh karena itu pemerintah mengimbau agar sektor swasta dan perguruan tinggi bisa meningkatkan kontribusinya terhadap pendanaan riset sehingga mampu mendekati angka ideal sekitar 1% dari PDB," ujarnya. (hns/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads