RI Sudah Punya 11 Pusat Logistik, 10 Lagi Siap Dibangun

RI Sudah Punya 11 Pusat Logistik, 10 Lagi Siap Dibangun

Dina Rayanti - detikFinance
Senin, 04 Apr 2016 11:05 WIB
RI Sudah Punya 11 Pusat Logistik, 10 Lagi Siap Dibangun
Foto: Dina Rayanti
Jakarta - Pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan kinerja logistik Indonesia ditandai dengan penetapan 11 Pusat Logistik Berikat (PLB) di seluruh Indonesia. Ada 10 PLB lagi yang siap dibangun.

"Sekarang ini yang sudah masuk 11. Tapi yang berminat itu di luar dari 11 ini, mungkin sekitar 10-an," kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Franky Sibarani, di kantornya, Jakarta, Senin (4/4/2016).

"Contohnya misalnya JIIPE (Java Integrated Industrial and Port Estate) ini lagi dalam proses. Karena untuk mendapatkan penetapan sebagai PLB itu kan tentu pelabuhan sudah harus siap, kemudian listrik, kawasan industri lainnya harus disiapkan juga," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, 11 PLB yang ada saat ini berada di Jawa, Kalimantan, dan Sumatera. Nanti PLB yang akan dibangun beberapa ada di Jawa dan Sulawesi.

Kehadiran PLB ini diharapkan dapat meningkatkan investasi dan daya saing Indonesia, sehingga ke depannya bisa menjadi pusat logistik nasional dan internasional.

"Kepercayaan investor terhadap Indonesia itu tinggi, tinggal bagaimana kita mendorong agar perencanaan itu terealisasi. Kemudahan berinvestasi di Indonesia msh harus terus ditingkatkan, PLB itu salah satu hal strategis dalam peningkatan investasi dan daya saing. Harapannya, kita ingin jadikan Indonesia sebagai pusat dibistribusi logistik nasional dan internasional, serta mendukung pertumbuhan industri dalam negeri, jadi PLB ini sangat strategis, bagaimana industri bisa berdaya saing," kata Franky.

Menurutnya, adanya PLB ini tidak hanya memindahkan gudang penimbunan barang, tetapi juga untuk menjadikan Indonesia menjadi penghubing logistik di Asia Pasifik.

"PLB tidak hanya memindahkan gudang penimbunan barang ekspor impor dari luar ke Indonesia, tapi juga jadi penghubung logistik untuk Asia-Pasifik sehingga investasi di PLB juga menjanjikan. PLB akan menguntungkan dan mempermudah industri, tidak hanya industri skala besar, PLB juga untuk UKM, apa itu sebagai pemasok bahan baku, juga untuk tujuan ekspor," lanjut Franky.

Ia menambahkan, tujuannya PLB adalah menekan biaya logistik. Menurutnya, biaya logistik itu ada dua, satu ke antar daerah, kedua di dalam daerah sendiri.

"Jadi kalau ini lebih kepada bagaimana menekan cost dari bahan baku yang selama ini, misalnya seperti kapas posisi stoknya ada di luar Indonesia, sekarang ada di Jawa," kata Franky. (ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads